Sejarah Singkat Program Studi Teknologi Pendidikan
Perjalanan kelembagaan, penguatan keilmuan, dan respons terhadap perkembangan teknologi pembelajaran.
Akar Keilmuan dan Transformasi
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera Utara resmi berdiri berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI Nomor 97 Tahun 1973. Selama empat dekade, lembaga ini berfokus melahirkan insan akademis berbasis keilmuan Islam, sebelum akhirnya bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Medan melalui Peraturan Presiden RI Nomor 131 Tahun 2014. Transformasi ini membuka ruang integrasi antara ilmu-ilmu keislaman dengan ilmu pengetahuan modern.
Menjawab Tantangan Pendidikan di Era Digital
Dari kebutuhan kompetensi teknologi pembelajaran menuju penguatan akademik di tingkat pascasarjana.
Transformasi Pembelajaran Digital
Perkembangan era digital serta pesatnya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran memicu tingginya analisis kebutuhan masyarakat (need assessment) di Sumatra Utara. Lembaga pendidikan, instansi pemerintah, dan sektor swasta membutuhkan tenaga ahli yang mampu merancang, mengembangkan, serta mengelola sistem dan media pembelajaran berbasis teknologi mutakhir.
Magister Teknologi Pendidikan
Merespons kebutuhan strategis tersebut, Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan menginisiasi pembentukan Magister Program Studi Teknologi Pendidikan (Tepdik). Kehadiran program studi ini didukung kuat oleh dua Guru Besar (Profesor) di bidang Teknologi Pendidikan yang menjadi pilar utama pengembangan kurikulum, tradisi riset, serta penguatan keilmuan institusi.
Jejak Perjalanan Institusi
Rangkaian fase penting dalam pengembangan keilmuan dan Program Studi Teknologi Pendidikan.
Pendirian IAIN
Pendirian IAIN Sumatera Utara sebagai fondasi keilmuan Islam di Sumatra Utara.
Transformasi menjadi UIN
Alih status menjadi UIN Sumatera Utara Medan, membuka integrasi sains dan teknologi.
Izin Pembukaan Program Studi
Izin pembukaan program studi teknologi dari kemenristekdikti
Fase Inisiasi
Analisis kebutuhan masyarakat mendorong hadirnya Prodi Teknologi Pendidikan Pascasarjana.
Penguatan Akademik
Pengampuan oleh dua Guru Besar Teknologi Pendidikan untuk menjamin kualitas riset dan pembelajaran.
